meliana: Google Noticias
Google News RSS feed URL deprecation
This RSS feed URL is deprecated, please update. New URLs can be found in the footers at https://news.google.com/news

Detikcom (Siaran Pers)

Pengacara Meliana Sesalkan Alasan Hakim Penjarakan Pengkritik ...
Detikcom (Siaran Pers)
Menurut Ranto, majelis hakim ternyata lebih mempertimbangkan keyakinan hakim untuk tetap menahan Meliana atau tidak menangguhkan penahanan Meliana. Padahal majelis hakim sangat mungkin menangguhkan penahanan Meliana sampai ada ...


Detikcom (Siaran Pers)

'Jeritan' Meliana dari Balik Penjara
Detikcom (Siaran Pers)
Belakangan, jaksa menuntut Meliana 18 bulan penjara dan diamini oleh PN Medan pada 21 Agustus 2018. Atas hal itu, Meliana banding tapi ditolak. Putusan itu diketok pada Kamis (25/10) kemarin dengan ketua majelis Daliun Sailan serta anggota majelis ...

y más »

Detikcom (Siaran Pers)

PT Medan Tetap Hukum Meliana Pengkritik Volume Azan 18 Bulan ...
Detikcom (Siaran Pers)
Kasus bermula saat Meliana mengeluhkan volume azan di lingkungan rumahnya pada Juli 2016. Keluhan itu membuat warga marah dan mereka memprovokasi warga sehingga rumah Meliana dirusak, serta rumah ibadah nonmuslim ada yang dibakar.
Pengadilan Tinggi Medan Kuatkan Vonis 18 Bulan Penjara Kasus ...IDN Times (Siaran Pers) (Blog)
Meski Banding, Pengadilan Tinggi Tetap Vonis Meliana 18 BulanVOA Indonesia
Penista Agama Meliana Tetap Dihukum 18 Bulan PenjaraPoskotanews
VIVA.co.id -Sulselsatu
los 35 artículos informativos »

Kecewa Putusan Banding, Meliana Terpidana Kasus Penistaan ...
Tribun Medan
Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi. TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mengetahui banding Meliana kembali menguatkan putusan Pengadilan Negeri Medan pada Kamis (25/10/2018) lalu, Penasihat hukum Ranto Sibarani mengatakan akan ...


Meliana: Tanam Padi Pola Jarwo Lebih Bagus Hasilnya
Pos Kupang
Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas. POS KUPANG.COM, BETUN----Meliana L Dinik, seorang petani sawah di Desa Umanenlawalu, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka mengaku, hasil panen padi sawah yang ditanam ...


Human Rights Watch

The Human Cost of Indonesia's Blasphemy Law
Human Rights Watch
Last month, I visited Meliana, an Indonesian woman jailed for blasphemy, in a prison in Medan, North Sumatra. The security was tight. No mobile phones. No pens. No money. We could only bring some cakes. I went there with Musdah Mulia, a prominent ...


Indonesia court rejects woman's blasphemy appeal
UCA News
Indonesia court rejects woman's blasphemy appeal. Woman jailed for complaining about noisy mosque loudspeakers to go to Supreme Court. Indonesia court rejects woman's blasphemy appeal. Meliana, a 44-year-old Buddhist woman, at her blasphemy trial ...


Indonesian court refuses blasphemy appeal
Church Times
CSW's East Asia team leader, Benedict Rogers, said: ?The imprisonment of Meliana is a grave miscarriage of justice, and exposes the blatant misuse of the blasphemy laws. Meliana did nothing wrong, and did not insult anyone or any religion. To be jailed ...


IDN Times (Siaran Pers) (Blog)

Tiga Kejanggalan Vonis Banding Kasus Meliana Versi ICJR
IDN Times (Siaran Pers) (Blog)
Jakarta, IDN Times - Putusan dari Pengadilan Tinggi Medan yang tetap menyatakan Meliana bersalah mengecewakan berbagai pihak, termasuk organisasi Institute for Criminal Justice Reform (ICJR). Terlebih ICJR pernah mengirimkan dokumen Amicus ...

y más »

Vonis Meliana Sesuai Fakta Hukum Persidangan
Harian Medan Bisnis - Membangun Indonesia yang Lebih Baik
MedanBisnis - Medan. Pengadilan Tinggi (PT) Medan menolak banding Meliana. Alhasil, ia harus menjalani hukuman 18 bulan penjara karena mengkritik volume azan. "Majelis hakim tingkat banding pada dasarnya sependapat dengan pertimbangan ...

y más »
Wed, 21 Nov 2018 00:30:24 GMT
©2018 Google
Powered by RSSlib

Los titulares de noticias mostrados en esta sección proceden de sitios que permiten la "sindicación de contenidos" en la forma que los presentamos. En caso de observar que se incumplen las condiciones requeridas, le rogamos nos lo comunique mediante un correo e. a nuestro webmaster para la supresión inmediata de los titulares afectados.

Estos titulares y noticias y su correcto funcionamiento son responsabilidad exclusiva de su fuente. El único criterio seguido en la recopilación ha sido, la comprobación de que no se prohiba la publicación en el formato usado. No se ha realizado la anterior comprobación en los casos en que la dirección ha sido recogida de listados que permiten presuponer el permiso de publicación. No se ha realizado ninguna valoración de contenidos que no sea la de organizarlos por categorías.


Uso de cookies: Utilizamos cookies propias y de terceros para mejorar nuestros servicios. Si continúa navegando, consideramos que acepta su uso. Puede obtener más información en nuestra Política de cookies